Selasa, 20 Maret 2018

Cinderella

Tuanku sedang senang
bersama nonanya, tentu.
Aku ini, Nona, hanya Upik Abu
yang sibuk menyula debu,
memulas rak lemari kayu,
dan merapikan ranjang Tuanku,
yang baru semalam saja
ditidurinya bersama Nona.
Oh, tapi tak apa, Nona..
Kau tenang saja!
Aku hanya perlu menunggu;
begitu Nona pulang dan berlalu,
Tuanku akan mengunci pintu,
lalu asyik bercumbu
hingga napas kian memburu.
Saling bertelanjang
di atas ranjang yang sama,
yang ditiduri oleh Nona;
denganku, tentu saja..


©Aksaramerta
20/03/18 (00.14 a.m)
WITA

Senin, 19 Maret 2018

Sembilu Lama

Tuhan, apa bosan itu syarat?
Jika iya, cukupkanlah kini,
sebab aku bosan dan juga menderita.
Lihat, Tuhan, hamba ini,
hambaMu yang lemah ini;
betapa lemah hamba yang cengeng,
terlebih pengeluh.
Bahkan ia keluhkan bosannya mengeluh,
sebab tiadalagi lainnya.
Pun manteranya yang biasa tenangkan ia,
kini rasanya hampa.
Hampir seminggu, dia simpan derita
sambil was-was menjaga
dengan harap tiada kan tahu,
termasuk Tuhannya.
Padahal,
katanya,
Tuhan Maha Tahu



©Aksaramerta
19/03/18 (7.20 p.m)
WITA