Minggu, 12 Agustus 2018

Kita (Diam-Diam)

Diam-diam aku mengamini segala doa baik yang ditujukan pada kita;
bukan hanya tentang aku atau kamu.
Diam-diam aku sangat berharap bahwa mukjizat itu benar-benar ada;
menyentuh segala golongan, bahkan yang tergelap.
Diam-diam aku berharap waktu berputar kembali di saat entah;
sebelum cawan terisi atau sebelum menenggak isinya.
Diam-diam aku merasa sedih dan malu, bahkan pada tuhanku sendiri;
yang tiba-tiba menjadi khusyu berdoa dan memohon.
Diam-diam aku sangat mensyukuri dan penuh akan kebanggaan;
aku dekat dan mengenalmu.
Diam-diam aku menatapmu dengan mata penuh binar
sambil hatiku penuh harap pada Sang Mahaku;
saat itu kau tak menyadari karena membelakangiku.
Diam-diam aku yang pelupa ini teringat dengan sangat detail tentang awal pertemuan;
entah yang pertama, entah yang kedua.
Diam-diam aku yang arogan ini sangat penuh syukur;
saat itu aku tidak angkuh seperti biasanya.
Diam-diam aku selalu menyelipkan doa pada setiap peluk yang kuberikan;
"semoga selalu dapat seperti ini," kataku.



©Aksaramerta
12/08/18 (4.36 p.m)
WITA

Rabu, 08 Agustus 2018

Premonition

Bulan Juli lalu, aku merisaukan tentang Agustus;
terbangun dengan peluh dan air mata,
juga dengan perasaan akan kehilangan
atau ditinggalkan.
Waktu berjalan, aku melupa.
Mereka bilang, "tak 'kan kenapa".
Bulan Agustus datang.
Ia menyapa dengan tamparan;
mengingatkanku yang pernah abai.
Aku yang lena.
Mereka salah;
Bulan ini Agustus dan aku risau.
Bulan ini Agustus dan aku galau.
Bulan Agustus, aku kehilangan.



©Aksaramerta
08/08/18 (3.10 a.m)
WITA

Selasa, 07 Agustus 2018

Senjang

Aku harus membiasakan diri
Untuk sendiri dan menyepi
Berteman dengan sepi
Yang kini meliput hari

Aku harus mawas diri
Beri pengertian pada hati
Yang tinggalah sendiri kini
Tanpa sosok yang menemani

Karena mulai hari ini
Tak ada lagi yang temani
Pun tak ada yang menanti
Dan seseorang untuk ditemani;

atau untuk dinanti..

Karena kini aku sendiri
Karena kini aku sepi
Tinggalah menyendiri
Tinggalah menyepi



©Aksaramerta
07/08/18 (6.01 p.m)
WITA

Jumat, 03 Agustus 2018

Kelabu

Telah lelah giat
Sudah habis kiat
Bukan juga kuat
Hanya meliat

Tak kulihat niat
Tak tampak pun iktikad
Yang terpampang nikmat
Asyik menebar pikat

Tak kuat dicobai
Bertuankan emosi
Kuakui lemah diri
Menyendiri

Sedih
Pedih
Rintih
Tertatih


©Aksaramerta
03/08/18 (5.47 p.m)
WITA