Senin, 19 Maret 2018

Sembilu Lama

Tuhan, apa bosan itu syarat?
Jika iya, cukupkanlah kini,
sebab aku bosan dan juga menderita.
Lihat, Tuhan, hamba ini,
hambaMu yang lemah ini;
betapa lemah hamba yang cengeng,
terlebih pengeluh.
Bahkan ia keluhkan bosannya mengeluh,
sebab tiadalagi lainnya.
Pun manteranya yang biasa tenangkan ia,
kini rasanya hampa.
Hampir seminggu, dia simpan derita
sambil was-was menjaga
dengan harap tiada kan tahu,
termasuk Tuhannya.
Padahal,
katanya,
Tuhan Maha Tahu



©Aksaramerta
19/03/18 (7.20 p.m)
WITA