Minggu, 04 Februari 2018

Tuan(ku)

Tuan,
adakah persimpangan
yang di salah satu ujungnya adalah dirimu?
Jika iya, beritahu;
ke mana kaki harus melaju,
sebab menjumpamu adalah inginku

Tuan,
sampaikah segala doa yang kupanjat
di sepertiga malam terakhirku?
Sebab yang kutemui hanya jalan buntu
dan yang kulihat hanya abu-abu,

tanpa kamu...

Tuan,
ya, kamu, tuanku,
mengapa engkau meragu?

Atau justru ragu ini milikku?
--yang selalu tergugu ketika itu tentangmu.


Samarinda, 2018
Dari aku,
Puan yang bahkan menemukanmu pun tak mampu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar